News / Tips / Ingin Mesin Motor Awet? Gunakan Oli Sesuai Spesifikasi Mesin Motor Anda!

Category

News
Tips
Events
News / Tips / Ingin Mesin Motor Awet? Gunakan Oli Sesuai Spesifikasi Mesin Motor Anda!
Ingin Mesin Motor Awet? Gunakan Oli Sesuai Spesifikasi Mesin Motor Anda!
Wednesday, May 30 2018
Selain membutuhkan bahan bakar yang sesuai, mesin motor Anda juga membutuhkan oli yang memenuhi standar spesifikasi. Sebab, jika bensin merupakan sumber utama tenaga mesin, maka oli adalah komponen yang memastikan seluruh proses pembakaran dalam mesin berjalan dengan baik dan tidak merusak mesin.

Karena fungsinya sangat penting, memilih oli tidak dapat dilakukan sembarangan. Terdapat berbagai jenis oli motor yang dijual di pasaran. Biasanya, pembeda utama jenis-jenis oli ini adalah bahan penyusun dan viskositasnya. Kedua hal ini sangat penting Anda perhatikan untuk menjamin mesin motor Anda terlindungi dengan baik.

Dilihat dari bahan penyusunnya, sebagian besar oli yang dijual dapat dibedakan menjadi oli organik, semi organik, dan sintetik. Oli organik merupakan oli yang dibuat dari bahan alami, yakni senyawa turunan minyak bumi yang telah diproses hingga menjadi pelumas.

Sementara oli sintetik merupakan oli buatan yang diracik menggunakan bahan-bahan kimia tertentu untuk menghasilkan senyawa pelumas yang memiliki sifat mirip minyak. Di antara keduanya, oli semi-sintetik atau semi-organik merupakan campuran antara oli organik yang diolah dan ditambahkan komponen sintetik untuk menghasilkan sifat yang diinginkan.

Salah satu sifat oli yang paling berperan dalam proses pelumasan adalah viskositas. Untuk mendapatkan performa dan keawetan mesin yang optimal, Anda harus mengetahui nilai viskositas yang dianjurkan untuk mesin motor Anda.

Viskositas pada oli motor biasanya ditulis dalam format dua angka, misalnya 5W-30. Secara umum, kedua angka ini menunjukkan viskositas oli pada keadaan dingin dan panas. Angka 5W menunjukkan keadaan viskositas oli pada keadaan dingin (W merupakan singkatan Winter).

Angka yang kecil menunjukkan bahwa meskipun oli berada dalam keadaan dingin dan lebih kental, oli tidak akan membuat mesin menjadi sulit dinyalakan. Sementara angka kedua, 30, menunjukkan viskositas oli pada keadaan panas. Sebab, seiring pemanasan mesin terjadi, oli akan mengembang dan sifat viskositasnya akan berubah.

Dengan mengacu pada angka-angka ini, tentunya oli dengan spesifikasi 0W-30, 5W-20, atau 10W-40 akan memiliki karakter pelumasan yang berbeda.
Untuk itu, Anda perlu memperhatikan jenis oli apa yang dibutuhkan mesin motor Anda, terlebih jika motor Anda merupakan motor klasik dan motor retro yang sudah mulai berumur. Anda dapat mencari tahu jenis oli yang dianjurkan untuk motor Anda melalui buku panduan perawatan motor Anda. Pada motor-motor keluaran Kawasaki Motor Indonesia, buku panduan ini akan selalu disertakan saat pembelian.

Dengan menggunakan oli yang sesuai kebutuhan mesin, mesin motor Anda akan menjadi lebih awet, efisien, dan dapat menghemat penggunaan bahan bakar dalam jangka panjang.
© 2017 Kawasaki. All Rights Reserved.